Thursday, June 10, 2010

Sponsor Utama Superliga Ancam Penalti Liga

Pemindahan venue laga perang bintang dari Jakarta ke Malang, Minggu (6/6), mendapat reaksi keras dari PT Zentha Hitawasana, selaku perwakilan PT Djarum Indonesia Tbk, yang merupakan sponsor utama kompetisi Superliga Indonesia musim ini.

Menurut development manager PT Zentha Hitawasana Fatih Chabanto, pemindahan venue kali ini sudah mencederai kesepakatan, sehingga pihaknya mengancam akan menjatuhkan penalti kepada Liga selaku pelaksana regulasi kompetisi non amatir di tanah air.

“Sesuai kesepakatan awal, pelaksanaan perang bintang itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Karena itu, pemindahan venue laga ini ke Malang, jelas menyalahi kesepakatan, sehingga Liga akan kami penalti,” sungut Fatih.

“Bagaimana pun, dasar kerja sama itu adalah kepercayaan, sehingga keputusan Liga memindahkan venue kali ini sangat mengecewakan kami. Maklum saja, karena pelaksanaan perang bintang masih satu paket dengan kompetisi Superliga.”

Masih kata Fatih, Djarum sudah mengeluarkan investasi total sebesar Rp37,5 miliar untuk mendanai dua event kompetisi musim ini, karena termasuk kompetisi Superliga U-21. Sedangkan perang bintang, dibanderol seharga Rp1 miliar, khusus untuk satu laga ini saja.

Mengenai bentuk penalti yang akan diberikan imbuh Fatih, berupa pemotongan termin pembayaran terakhir uang sponsor yang besarnya disesuaikan dengan pelanggaran yang terjadi. Sebab sejauh ini, Djarum masih memiliki beban investasi sebesar Rp5 miliar atau 13% dari total kontrak yang akan dibayarkan.

“Sedikitnya sudah ada 13 laga yang digelar tanpa penonton bukan karena vonis Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami dalam menetapkan besarnya penalti yang akan diberikan kepada Liga,” tandas Fatih.

Sumber : goal.com

No comments:

Post a Comment