Hooligan Serbia membuat aksi saat Italia melawan Serbia di kualifikasi Euro 2012 di Stadion Luigi Ferraris. Mereka mencoba melompati pagar dan sebagian membuat keonaran.(AFP/Olivier Morin)
Mantan penyerang Serbia, Savo Milosevic, mengaku prihatin dengan aksi beringas suporter Serbia yang membuat pertandingan babak kualifikasi Euro 2012, Selasa atau Rabu (13/10/2010), harus terhenti. Baginya, kebrutalan itu merupakan hari kelam bagi sejarah sepak bola Serbia.
"Salah satu hari kelam bagi sejarah sepak bola Serbia. Saya tidak bisa membayangkan bahwa semua ini diprovokasi oleh kebencian terhadap penjaga gawang. Hal-hal ini jauh lebih serius dan lebih berbahaya," ucap Milosevic.
"Dalam 20 tahun terakhir, negara tidak melakukan apa-apa untuk menghentikan kekerasan seperti ini," tambahnya.
Berdasarkan spekulasi yang berkembang, kelompok hooligan yang beraksi di Genoa merupakan kelompok sama yang terlibat dalam bentrokan di jalan-jalan Beograd pekan lalu untuk memprotes parade Gay Pride.
"Ini adalah skandal. Mereka terorganisasi dan terlibat dalam insiden di Beograde," ujar Presiden FA Serbia Tomislav Karadzic.
"Ini adalah serangan terhadap negara dan negara harus menyelesaikan masalah ini," ucap Karadzic.
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi brutal pendukung Serbia mengakibatkan pertandingan kualifikasi Euro 2012 antara Italia dan Serbia harus dihentikan. Wasit Craig Thompson enggan mengambil risiko melanjutkan pertandingan karena pendukung Serbia bertindak anarki.
Mereka merobek jaring pengaman, menghancurkan tembok pleziglass, dan melemparkan benda-benda keras kepada polisi dan suporter Italia. Bahkan, kiper Italia, Emiliano Viviano, nyaris mendapatkan lemparan bom asap dari suporter Serbia.
"Salah satu hari kelam bagi sejarah sepak bola Serbia. Saya tidak bisa membayangkan bahwa semua ini diprovokasi oleh kebencian terhadap penjaga gawang. Hal-hal ini jauh lebih serius dan lebih berbahaya," ucap Milosevic.
"Dalam 20 tahun terakhir, negara tidak melakukan apa-apa untuk menghentikan kekerasan seperti ini," tambahnya.
Berdasarkan spekulasi yang berkembang, kelompok hooligan yang beraksi di Genoa merupakan kelompok sama yang terlibat dalam bentrokan di jalan-jalan Beograd pekan lalu untuk memprotes parade Gay Pride.
"Ini adalah skandal. Mereka terorganisasi dan terlibat dalam insiden di Beograde," ujar Presiden FA Serbia Tomislav Karadzic.
"Ini adalah serangan terhadap negara dan negara harus menyelesaikan masalah ini," ucap Karadzic.
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi brutal pendukung Serbia mengakibatkan pertandingan kualifikasi Euro 2012 antara Italia dan Serbia harus dihentikan. Wasit Craig Thompson enggan mengambil risiko melanjutkan pertandingan karena pendukung Serbia bertindak anarki.
Mereka merobek jaring pengaman, menghancurkan tembok pleziglass, dan melemparkan benda-benda keras kepada polisi dan suporter Italia. Bahkan, kiper Italia, Emiliano Viviano, nyaris mendapatkan lemparan bom asap dari suporter Serbia.
Sumber : kompas.com

No comments:
Post a Comment