Emiliano Viviano menghindari kembang api (daylife)
Suasana tidak terkendali terjadi di pertandingan Italia melawan Serbia, di Stadion Marassi atau Luigi Ferraris, Genoa. Ultras Serbia membuat kerusuhan dan pertandingan dini hari tadi pun dibatalkan.
Laga Kualifikasi Euro 2012 Grup C tersebut, hanya berjalan enam menit dan dihentikan ketika pendukung Serbia merobek jaring pelindung, menghancurkan dinding kaca dan melemparkan kembang api ke lapangan yang nyaris mengenai kiper Italia, Emiliano Viviano.
Kick-off sempat tertunda selama 40 menit karena gangguan tersebut. Tapi setelah laga dimulai, wasit asal Skotlandia Craig Thomson, menghentikannya karena mengancam keselamatan para pemain.
"Kami sama sekali tidak bisa bermain. Saya tidak pernah melihat hal seperti itu," kata pelatih Italia, Cesare Prandelli di ruang ganti seperti disitat Italian Football, Rabu (13/10/2010).
Emiliano Viviano hampir disambar kembang api. Dia coba menceritakan situasi kengerian yang terjadi di lapangan.
"Ini sangat memalukan saat sebuah pertandingan sepakbola harus berakhir seperti ini. Para pemain Serbia juga sangat sedih. Stankovic terlihat menangis, "kata kiper milik Bologna tersebut.
"Saya tidak bisa berdiri di gawang dan perhatian saya terpecah. Penonton melempar kembang api ke lapangan. Saya benar-benar tidak ingin kembang api itu mendarat di wajah ," lanjut Vivino.
Meskipun belum ada keterangan resmi, kemungkinan besar Italia akan mendapat keuntungan dengan menerima kemenangan 3-0 dari UEFA, akibat insiden ini.
Sumber : okezone.com

No comments:
Post a Comment