Pemimpin Ultras Serbi (daylife)
Laga antara Italia melawan Serbia terpaksa ditunda karena alasan keamanan. Fans Ultra Serbia berbuat ulah dan mengganggu jalannya laga, hingga wasit memutuskan menunda pertandingan.
Pukul 20:50 waktu setempat, sekelompok massa sudah berkumpul di sekitar stadion Marassi. Sekitar 2000 fans Serbia juga dilaporkan membuat masalah sejak sore. Diklaim kiper Serbia terluka ketika sebuah kembang api dilemparkan ke dalam bus tim.
Situasi ini membuat pertandingan sepertinya akan dibatalkan. Delegasi UEFA dan pejabat pertandingan melakukan pertemuan darurat dengan para pejabat Federasi Sepakbola Italia.
Sekitar 100 polisi anti huru hara Italia berada di lapangan, berada tepat di bawah kumpulan fans Serbia. Kedua tim sudah memasuki lapangan. Namun, ketegangan makin terasa dan memaksa mereka masuk ke ruang ganti untuk alasan keamanan.
Fans Serbia menunjukkan perlawanan. Mereka bentrok dengan kepolisian. Seorang pria besar memakai topeng, terlihat sebagai pemimpin, berdiri dari lapangan dengan menenteng senjata tajam. Fans Ultra lainnya juga duduk di pagar dan membakar bendera Albania.
Pukul 21:00 kembang api berukuran sedang dilemparkan kearah polisi. Pihak berwenang meragukan pertandingan bisa dimainkan. Polisi Italia dan Serbia membahas cara untuk menangani masalah ini.
Fans Italia berada di tribun tepat di sebelah Ultras Serbia yang bergeser. Keduanya hanya dipisahkan oleh polisi. Pemain kembali memasuki lapangan dan melakukan pemanasan. Bentrokan antara pendukung dan Polisi mulai terjadi.
Pukul 21:12 Sopir bus Serbia mengatakan kepada televisi Rai bahwa Ultras Serbia masuk ke dalam bus dan melempar kembang api ke arah kiper Stojkovic. Kiper tersebut memang tidak terlihat di bangku cadangan.
Fans terus melakukan pengrusakan dan menghancurkan kaca stadion Marassi. Pukul 21:15 Polisi dalam posiis siaga penuh di pintu keluar dan coba memaksa para fans Serbia untuk meninggalkan lapangan.
Pukul 21:17 aparat keamanan bekerja keras menenangkan suasana. Pasalnya, UEFA ingin pertandingan tetap dilanjutkan. Pemain Serbia Dejan Stankovic coba menenangkan fans. Kepala kemananan Italia memberikan izin laga tetap dimainkan.
Tapi, baru enam menit pertandingan berjalan, sebuah kembang api jatuh dekat kiper Italia Emiliano Viviano. Dia pun menjauh dari gawang untuk melindungi diri. Insiden itu akhirnya membuat wasit Craig Thomson meniup peluit dan memerintahkan para pemain untuk meninggalkan lapangan.
Beberapa penonton masih tertahan di dalam stadion, karena kerusuan kembali terjadi di luar stadion. Fans Italia yang marah, sudah siap menunggu Ultras Serbia dengan melemparkan botol-botol minuman. Polisi anti huru hara mencoba membubarkan kerumunan massa.
Sumber : okezone.com

No comments:
Post a Comment