Eric Cantona - thesun.co.uk
Eric Cantona memang sudah lama pensiun dari lapangan hijau, namun salah satu legenda Manchester United ini masih punya penggemar fanatik. Apa yang dilakukannya sekarang?
Melihat penampilannya dalam setelan hitam-hitam, mulai kepala hingga ujung kaki, brewok lebat memenuhi wajah bagian bawahnya dan badan gempal bak tukang pukul, tak ada yang menyangka jika pria ini merupakan salah satu pesepak bola terbaik di dunia.
Setelah merebut gelar Liga Primer keempatnya bersama Manchester United di musim 1996/97, pria asli Prancis yang kini berusia 44 tahun itu kini aktif sebagai aktor. Sejumlah iklan dan film produksi Prancis pernah dibintanginya.
Teranyar, seperti dilansir The Sun, penyerang berjuluk The King itu membintangi film De Force yang diproduksi di Prancis. Dalam film ini, Cantona berperan sebagai penjahat.
Selain sebagai aktor, mantan pemain yang pernah memberikan tendangan kungfu kepada fans-nya sendiri itu juga aktif dan gerakan masyarakat. Usaha terakhirnya adalah menyerukan kehancuran ekonomi Prancis, meski gagal.
Dua bulan lalu dia mengajak jutaan orang untuk menarik uang mereka di bank pada tanggal yang ditentukan, yakni 7 Desember. Tujuannya, melumpuhkan sistem ekonomi dunia yang sudah korup.
Bank-bank di Prancis mengaku tak merasakan dampak dari seruan mantan pemain bernomor 7 itu, dan tak akan mengubah sistem bisnis mereka.
Didier Borriello, salah satu bankir dari Credit Lyonnais, di Marseille mengatakan, “Kami tetap berbisnis seperti biasa. Kami tak melihat adanya perubahan.”
Sumber : inilah.com
Melihat penampilannya dalam setelan hitam-hitam, mulai kepala hingga ujung kaki, brewok lebat memenuhi wajah bagian bawahnya dan badan gempal bak tukang pukul, tak ada yang menyangka jika pria ini merupakan salah satu pesepak bola terbaik di dunia.
Setelah merebut gelar Liga Primer keempatnya bersama Manchester United di musim 1996/97, pria asli Prancis yang kini berusia 44 tahun itu kini aktif sebagai aktor. Sejumlah iklan dan film produksi Prancis pernah dibintanginya.
Teranyar, seperti dilansir The Sun, penyerang berjuluk The King itu membintangi film De Force yang diproduksi di Prancis. Dalam film ini, Cantona berperan sebagai penjahat.
Selain sebagai aktor, mantan pemain yang pernah memberikan tendangan kungfu kepada fans-nya sendiri itu juga aktif dan gerakan masyarakat. Usaha terakhirnya adalah menyerukan kehancuran ekonomi Prancis, meski gagal.
Dua bulan lalu dia mengajak jutaan orang untuk menarik uang mereka di bank pada tanggal yang ditentukan, yakni 7 Desember. Tujuannya, melumpuhkan sistem ekonomi dunia yang sudah korup.
Bank-bank di Prancis mengaku tak merasakan dampak dari seruan mantan pemain bernomor 7 itu, dan tak akan mengubah sistem bisnis mereka.
Didier Borriello, salah satu bankir dari Credit Lyonnais, di Marseille mengatakan, “Kami tetap berbisnis seperti biasa. Kami tak melihat adanya perubahan.”
Sumber : inilah.com

No comments:
Post a Comment