Drawing Piala Dunia 2010
Pot 2 (Zona Afrika dan Amerika Selatan)
Pantai Gading:
Meskipun mereka tidak juara Afrika, kumpulan talenta pemain mereka memiliki cukup jam terbang di klub-klub besar Eropa. Siapa yang tidak kenal Didier Drogba, Salomon Kalou (Chelsea), Kolo Toure (Manchester City), dan adiknya Yaya Toure (Barcelona) , serta Emanuele Eboue (Arsenal). Para pemain ini pasti akan menjadi momok buat pemain-pemain negara lain, karena mereka sudah mengenal betul sosok-sosoktersebut.
Sepertinya Pantai Gading akan menjadi salah satu tim yang akna mengejutkan di Afsel 2010, apalgi turnamen berlangsung di Afrika.
Ghana:
Setelah lolos dari fase grup dengan Republik Ceko dan Amerika Serikat di Piala Dunia 2006, Ghana kembali hadir di Piala Dunia 2010. Dan menjadi tim Afrika pertama (selain tuan rumah) yang lolos ke turnamen ini. Ghana adalah tim yang kuat secara fisik dan memiliki skill yang cukup. Coba lihat penampilan pemain Chelsea, Michael Essien, dan Sulley Muntari dari Inter Milan, atau Stephan Appiah. Mereka adalah pemian yang sangat kokoh dalam mempertahankan bola dari rebutan lawan, sekaligus mnejaga lapangan tengah Ghana. Kelemahan utama Ghana adalah tidak adanya striker berkualitas top di depan. Sehingga faktor ini yang membuat mereka sering tersingkir di sebuah turnamen.
Kamerun:
Sebagai tim pertama Afrika pertama yang mengangkat moral tim-tim Afrika lain untuk berprestasi di dunia, setelah melaju jauh ke babak perempatfinal di Piala Dunia 1990. Setelah gagal menuju ke Piala Dunia 2006, Kamerun pasti akan membuktikan bahwa mereka masih yang terbaik dari seluruh wakil Afrika di Piala Dunia. Di bawah arahan Paul Le Guen, Kamerun berharap akan mengejutkan, apalagi striker berbakat seperti Samuel Eto'o masih dalam tim.
Nigeria:
Nigeria lolos secara dramatis ke Piala Dunia 2010. Kekalahan pimpinan klasemen grup B, Tunisia, yang hanya butuh seri dari Mozambik belum menjamin kelolosan Nigeria. Karena sebelum laga, Tunisia unggul dua poin di atas Nigeria. Lewat perjuangan hidup mati, akhirnya Super Eagles lolos setelah Obafemi Martins menuntaskan perlawanan sengit Kenya di menit 83. Nigeria menang 3-2.
Dramatisnya lagi, gol kemenangan Mozambik yang membuat seluruh masyarakat Tunisia menangis, juga lahir di menit 83. Luar biasa!
Aljazair:
The 'Desert Fox' selamat dari drama play-off melawan Mesir dalam sebuah pertandingan penuh perang urat saraf di Sudan. Perjuangan wakil satu-satunya dari Afrika Utara tidaklah mudah untuk lolos. Di pertandingan terakhir Grup C kualifikasi Zona Afrika, Aljazair yang unggul tiga poin di klasemen, dipaksa menyerah 0-2 oleh tuan rumah, Mesir. Hasil ini menjadikan tiket lolos harus diperebutkan melalui babak playoff. Akhirnya lewat gol kapten tim, Anthar Yahia, Aljazair menang 1-0.
Hasil ini membawa "Rubah-Rubah Gurun" ke Piala Dunia 2010. Bagi Aljazair ini adalah Piala Dunia ke tiga buat mereka setelah tahun 1982 dan 1986.
Paraguay:
Piala Dunia 2010 adalah putaran final keempat berturut-turut buata Paraguay. Menang atas Brasil dan Argentina sempat membuat Paraguay memimpin kualifikasi Amerika Selatan untuk beberapa waktu sebelum terperosok ke peringkat tiga diakhir klasemen.
Paraguay tidak menargetkan yang muluk-muluk di Afsel nanti. Mereka hanya ingin lolos ke babak kedua.
Chili:
Duduk di posisi kedua klasemen Kualifikasi Piala Dunia Zona Amerika Selatan, Chili lolos kembali ke Piala Dunia setelah terakhir ke Piala Dunia 1998 di Prancis.
Meskipun mulus dalam perjalan babak kualifikasi, sepertinya Chili akan sulit bersaing di Afsel.
Uruguay:
Ciri permainan keras kembali akan muncul di Afsel. Lolosnya Uruguay adalah alasan utamanya. Dalam penampilannya, pemilik dua kali juara dunia ini selalu memperagakan permainan keras dengan disiplin tinggi dan tanpa mengenal lelah.
Uruguay gagal menghadang laju Argentina dan Chili dibabak kualifikasi sehingga harus melakukan pertandingan playoff untuk lolos ke Afsel. Lawan mereka di babak playoff adalah wakil Zona CONCACAF, Kosta Rika.
Disadur dari : socdernet.com
Pot 2 (Zona Afrika dan Amerika Selatan)
Pantai Gading:
Meskipun mereka tidak juara Afrika, kumpulan talenta pemain mereka memiliki cukup jam terbang di klub-klub besar Eropa. Siapa yang tidak kenal Didier Drogba, Salomon Kalou (Chelsea), Kolo Toure (Manchester City), dan adiknya Yaya Toure (Barcelona) , serta Emanuele Eboue (Arsenal). Para pemain ini pasti akan menjadi momok buat pemain-pemain negara lain, karena mereka sudah mengenal betul sosok-sosoktersebut.
Sepertinya Pantai Gading akan menjadi salah satu tim yang akna mengejutkan di Afsel 2010, apalgi turnamen berlangsung di Afrika.
Ghana:
Setelah lolos dari fase grup dengan Republik Ceko dan Amerika Serikat di Piala Dunia 2006, Ghana kembali hadir di Piala Dunia 2010. Dan menjadi tim Afrika pertama (selain tuan rumah) yang lolos ke turnamen ini. Ghana adalah tim yang kuat secara fisik dan memiliki skill yang cukup. Coba lihat penampilan pemain Chelsea, Michael Essien, dan Sulley Muntari dari Inter Milan, atau Stephan Appiah. Mereka adalah pemian yang sangat kokoh dalam mempertahankan bola dari rebutan lawan, sekaligus mnejaga lapangan tengah Ghana. Kelemahan utama Ghana adalah tidak adanya striker berkualitas top di depan. Sehingga faktor ini yang membuat mereka sering tersingkir di sebuah turnamen.
Kamerun:
Sebagai tim pertama Afrika pertama yang mengangkat moral tim-tim Afrika lain untuk berprestasi di dunia, setelah melaju jauh ke babak perempatfinal di Piala Dunia 1990. Setelah gagal menuju ke Piala Dunia 2006, Kamerun pasti akan membuktikan bahwa mereka masih yang terbaik dari seluruh wakil Afrika di Piala Dunia. Di bawah arahan Paul Le Guen, Kamerun berharap akan mengejutkan, apalagi striker berbakat seperti Samuel Eto'o masih dalam tim.
Nigeria:
Nigeria lolos secara dramatis ke Piala Dunia 2010. Kekalahan pimpinan klasemen grup B, Tunisia, yang hanya butuh seri dari Mozambik belum menjamin kelolosan Nigeria. Karena sebelum laga, Tunisia unggul dua poin di atas Nigeria. Lewat perjuangan hidup mati, akhirnya Super Eagles lolos setelah Obafemi Martins menuntaskan perlawanan sengit Kenya di menit 83. Nigeria menang 3-2.
Dramatisnya lagi, gol kemenangan Mozambik yang membuat seluruh masyarakat Tunisia menangis, juga lahir di menit 83. Luar biasa!
Aljazair:
The 'Desert Fox' selamat dari drama play-off melawan Mesir dalam sebuah pertandingan penuh perang urat saraf di Sudan. Perjuangan wakil satu-satunya dari Afrika Utara tidaklah mudah untuk lolos. Di pertandingan terakhir Grup C kualifikasi Zona Afrika, Aljazair yang unggul tiga poin di klasemen, dipaksa menyerah 0-2 oleh tuan rumah, Mesir. Hasil ini menjadikan tiket lolos harus diperebutkan melalui babak playoff. Akhirnya lewat gol kapten tim, Anthar Yahia, Aljazair menang 1-0.
Hasil ini membawa "Rubah-Rubah Gurun" ke Piala Dunia 2010. Bagi Aljazair ini adalah Piala Dunia ke tiga buat mereka setelah tahun 1982 dan 1986.
Paraguay:
Piala Dunia 2010 adalah putaran final keempat berturut-turut buata Paraguay. Menang atas Brasil dan Argentina sempat membuat Paraguay memimpin kualifikasi Amerika Selatan untuk beberapa waktu sebelum terperosok ke peringkat tiga diakhir klasemen.
Paraguay tidak menargetkan yang muluk-muluk di Afsel nanti. Mereka hanya ingin lolos ke babak kedua.
Chili:
Duduk di posisi kedua klasemen Kualifikasi Piala Dunia Zona Amerika Selatan, Chili lolos kembali ke Piala Dunia setelah terakhir ke Piala Dunia 1998 di Prancis.
Meskipun mulus dalam perjalan babak kualifikasi, sepertinya Chili akan sulit bersaing di Afsel.
Uruguay:
Ciri permainan keras kembali akan muncul di Afsel. Lolosnya Uruguay adalah alasan utamanya. Dalam penampilannya, pemilik dua kali juara dunia ini selalu memperagakan permainan keras dengan disiplin tinggi dan tanpa mengenal lelah.
Uruguay gagal menghadang laju Argentina dan Chili dibabak kualifikasi sehingga harus melakukan pertandingan playoff untuk lolos ke Afsel. Lawan mereka di babak playoff adalah wakil Zona CONCACAF, Kosta Rika.
Disadur dari : socdernet.com

No comments:
Post a Comment